#ibukBercerita
• dua garis merah yang kedua •
(Penghuni Pertama)
Menikah lalu hamil itu merupakan impian para wanita kebanyakan. Memanga yang berkomitmen menunda dulu.
Impian segera hamil setelah menikah memang bukan impian biasa, saya termasuk cepat mendapatkan impian itu.
dan Alhamdulillah waktu itu bahagianya luar biasa, selang 2 bulan setelah menikah, muncul garis dua merah menandakan positif.
terlalu bahagia.
Bersyukur sebanyak-banyak nya tapi.. waktu itu saya seperti lupa diri. terlalu jumawa.
entah, waktu itu Tuhan langsung menegur saya dan suami.
tak perlu lama, berkisar 5-6minggu saya kehilangan penghuni pertama rahim saya.
Awalnya, masih di beri harapan rasanya masih bisa dipertahankan.
bedrest total, rutin minum obat, lakukan semua hal yang bisa menguatkan nya di dalam.
seminggu berlalu, apapun aktivitas hanya di tempat tidur, mulai resah hati.
seminggu berlalu, apapun aktivitas hanya di tempat tidur, mulai resah hati.
rasa-rasanya ..
apa iya dia masih kuat di dalam ?
apa iya yang di lakukan sudah benar ?
jika dia bertahan nanti apakah bisa tumbuh berkembang dengan baik ?
banyak sekali pertanyaan, ketakutan dan pikiran-pikiran aneh yang muncul.
Disini, peran mas suami amat sangat menguatkan saya.
mas suami yakin, selalu berpikir positif kalau penghuni pertama ini kuat.
mas suami yakin, selalu berpikir positif kalau penghuni pertama ini kuat.
terimakasih mas, saat bedrest benar-benar telaten dan mau ngurusin istrinya. iloveyou!
Saat checkup pertama , kita semangat mau liat penghuni pertama ini. Pergilah .. setelah itu , entah kenapa hati ini ngerasa semua nya cuma buat nyenengin hati aja.
ngerasa kalau yg di lihat itu bukan penghuni pertama , ngerasa udah hilang .
ngerasa kalau yg di lihat itu bukan penghuni pertama , ngerasa udah hilang .
Selang beberapa hari mantapkan hati mau periksa lagi. Tapi di dokter berbeda.
Jleb !
Bener, di cari-cari emang gak ada. Pasrah.
Di luar berusaha senyum aja, kuat gitu. Apalagi depan orangtua.
Awalnya ga langsung bilang , tampak baik-baik aja. Tapii, sempat liat raut wajah Ayah kayak bilang "gapapa , apapun yg terjadi , yang penting kamu nya sehat nak" , ngerasa gitu.
Sampai di kamar, pecah lah tangis calon ibu ini, sesenggukan depan mas suami, ngerasa bukan calon ibu yang bener, sampai-sampai penghuni pertama aja bisa gak betah di dalam rahim nya.
Mas suami gitu, bilang sabar.. ambil hikmah aja.. belum rejeki nya.. nanti di kasih yang terbaik lagi sama Allah.
Hmm.. sempet sedih beberapa hari , sampai orangtua baru tahu setelah beberapa hari karena gak kuat buat cerita.
Setelah tau, ya gitu.. di bilangin sama kayak mas suami bilang.
Hidup terus berlanjut, larut dalam sedih gak bsia bikin semua balik lagi.
Disini jadi belajar bahwa kehilangan membuatmu sadar apa artinya menjaga.
teruntuk penghuni pertamaku yang di rindu..
benar ..
kehilangan akan membuatmu sadar apa itu artinya menjaga.
kehilangan akan membuatmu sadar apa itu artinya menjaga.
saat itu ibuk terlalu bahagia hingga jumawa.
maaf untuk kesalahan ibuk..
terimakasih sudah hadir di rahim ibuk untuk pertama kali nya..
dan tolong, bahagia lah disana..
salam sayang, salam hangat, salam rindu..
dari sini..
dari ibuk - ayah dan adik Ghaitsa 💕
(nak, walalupun kita tidak berjumpa.. walaupun hanya sekitar 6mingguan kamu singgah, sungguh kami menyayangimu)
Wassalam,
2019
ibuk Ghaitsa-💙
2019
ibuk Ghaitsa-💙
(tulisan lama ini, ditulis ulang karena ibuk selalu merindukanmu kak..)
Instagram : riantikakp
https://www.instagram.com/p/B2jchxRDoJx/?igshid=1fz3z2gen0jb6
https://www.instagram.com/p/B2jchxRDoJx/?igshid=1fz3z2gen0jb6
Facebook : Riantika Kurnia Putri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar